Jurnal Kebijakan dan Pengembangan Pendidikan
Vol. 3 No. 1 (2015): Januari

Analisis Tingkat Kedisiplinan Peserta didik Sebelum dan Sesudah Prakerin di SMK Negeri 3 Tarakan

Rumia . (Unknown)



Article Info

Publish Date
23 Feb 2015

Abstract

Analisis Tingkat Kedisiplinan Peserta didikSebelum dan Sesudah Prakerindi SMK Negeri 3 TarakanRumiaGuru SMK Negeri 3 TarakanEmail : rumiasmktigatarakan@yahoo.co.idAbstrac:Research was conducted by quantitative-qualitative approach, by taking 60 samples from 150populations of students with simple random sampling technique. Data were collected with documentationand interview method as data strength, then, analyzed through normality test, homogeneity test, anddifferent t test dependent sample t test. The result of analysis by using t-test that there was significantdifference between the level of students’ discipline before and after industrial working practice. The resultshowed that the average of students’ discipline score before working practice was 60.8 and the average ofstudents’ discipline score after working practice was 49.08. Therefore, the decrease of discipline leveloccurred slightly after carrying out working practice, which was 11.1 point. The efforts must beimplemented by school was guidance intensively when students were at industry, MoU with industryparty is not only limited on the implementation of industrial working practice but it includes students’guidanceKeywords: analysis, discipline, industrial working practice, policyAbstrak:Penelitian dilakukan dengan pendekatan kuantitatif kualitatif, dengan mengambil 60 sampeldari 150 populasi peserta didik dengan teknik simple random sampling. Data dikumpulkan denganmetode dokumentasi dan wawancara sebagai penguatan data, kemudian dianalisis melalui uji normalitas,homogenitas, dan uji beda t uji t sampel terikat. Hasil analisis pengujian dengan menggunakan uji–tdiketahui bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara tingkat kedisiplinan peserta didik sebelum dansesudah praktik kerja industri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata skor kedisiplinan pesertadidik sebelum prakerin adalah 60,18 dan rata-rata skor kedisiplinan peserta didik sesudah prakerin adalah49,08. Dengan demikian terjadi penurunan tingkat kedisiplinan sesaat setelah melaksanakan prakerinsebesar 11,1 poin. Upaya yang harus dilakukan oleh pihak sekolah adalah melakukan pembimbingansecara intensif saat peserta didik berada di industri, MoU dengan pihak industri bukan hanya sebataspelaksanaan prakerin tetapi termasuk pembinaan peserta didik.Kata kunci: analisis, disiplin, prakerin, kebijakan.

Copyrights © 2015






Journal Info

Abbrev

jkpp

Publisher

Subject

Education

Description

Jurnal Kebijakan dan Pengembangan Pendidikan, adalah jurnal open access. Diterbitkan oleh Magister Pedagogi yang sebelumnya bernama Magister Kebijakan dan Pengembangan Pendidikan Universitas Muhammadiyah Malang. Terbit dua kali dalam satu volume, pada bulan April dan Oktober. Berisi tulisan ilmiah ...