Dalam beberapa kasus, masih ditemukan siswa yang merasa takut dan sulit dengan pelajaran matematika, sehingga siswa berusaha menghindari pelajaran matematika. Perasaan takut dan sulit merupakan bagian dari kecemasan matematis. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengkaji tingkat kecemasan matematis pada siswa SMA. Subjek penelitian dipilih siswa kelas X dan XI pada satu SMA Negeri di Kabupaten Karawang sebanyak 62 siswa. Instrumen penelitian yang digunakan berbentuk angket tertutup sebanyak 25 butir pernyataan. Setiap pernyataan memuat aspek kecemasan matematis meliputi: tegang, keluhan somatik, takut akan pikirannya sendiri, gelisah, khawatir, takut, gangguan konsentrasi dan daya ingat, gangguan pola tidur, dan mimpi-mimpi yang menegangkan. Data skor kecemasan matematis siswa yang diperoleh kemudian dikelompokkan ke dalam lima kategori, yaitu: sangat tinggi, tinggi, sedang, rendah, dan sangat rendah. Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh cukup banyak siswa yang memiliki kecemasan matematis yang berlebihan (kategori tinggi dan sangat tinggi). Hal ini disebabkan oleh rasa percaya diri yang rendah, tidak suka terhadap matematika, merasa matematika merupakan pelajaran yang tidak menyenangkan, dan kurangnya kemampuan matematis siswa.
Copyrights © 2020