Kemampuan penalaran statistis siswa masih rendah dikarenakan siswa masih kesulitan dalam memahami permasalahan dengan konteks soal non rutin, salah satunya mendeskripsikan dan menentukan kesimpulan dari masalah statistik yang disajikan dalam bentuk diagram maupun grafik. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kemampuan penalaran statistis siswa kelas IX. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus dengan subjek penelitian ini dipilih siswa kelas IX pada satu SMP Negeri di Kabupaten Karawang sebanyak 30 siswa. Intrumen penelitian yang digunakan berbentuk soal uraian sebanyak dua soal, setiap soal mengacu pada indikator penalaran statistis yang meliputi: describing; organizing dan reducing; representing; dan analyzing dan interpreting. Hasil jawaban siswa dianalisis dan dikelompokkan ke dalam kategori: tinggi, sedang, rendah pada masing-masing indikator. Hasil penelitian diperoleh siswa pada kategori tinggi, sedang, dan rendah. Siswa yang memperoleh kategori rendah dikarenakan siswa belum mampu menjelaskan konsep dari masalah, menyelesaikan masalah, dan menghubungkan masalah ke dalam bentuk diagram secara tepat.Kata kunci: Interpretasi, sintesa, representasi, analisis.
Copyrights © 2020