This research aimed to get deeper understanding about connection between music and the inculturation in the catholic church.. The form of the song Anak Domba Allah which is composed by Gabriel Edy Langgu that used East Manggaraians song’s motif gelang lite cela d’ into the part of his ordinarium mass. The song Anak Domba Allah is inculturation song form for the mass which is often used by the lay and clergy in Maria Assumpta Church, Kupang. The form of the song is not understood by all people in that church. The methodology used is to analyze in musicological the song Anak Domba Allah form. This song can be accepted and help people to worship in appreciation of the faith. Catholic churches in Kupang City has a role in preserving the ordinarium songs tangible inculturation.Keywords: Music Inculturation; Song Form Anak Domba AllahLAGU ANAK DOMBA ALLAH KARYA GABRIEL EDY LANGGU SEBAGAI WUJUD INKULTURASI DI GEREJA KATOLIK SANTA MARIA ASSUMPTA KUPANG – NTT AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui lebih dalam tentang keterkaitan antara musik dengan inkulturasi di gereja katolik. Bentuk lagu Anak Domba Allah yang digubah oleh Gabriel Edy Langgu yang menggunakan motif lagu Manggarai Timur gelang lite cela d' menjadi bagian dari ordinarium misanya. Lagu Anak Domba Allah merupakan bentuk lagu inkulturasi untuk misa yang sering digunakan oleh kaum awam dan rohaniawan di Gereja Maria Assumpta-Kupang. Bentuk lagunya tidak dipahami oleh semua orang di gereja itu. Metodologi yang digunakan adalah menganalisis secara musikologis bentuk lagu Anak Domba Allah. Lagu ini kemudian dapat diterima dan membantu orang untuk beribadah sebagai apresiasi iman. Gereja Katolik di Kota Kupang memiliki peran dalam melestarikan ordinarium lagu-lagu yang berwujud inkulturasi.Kata kunci: Inkulturasi Musik; Bentuk lagu Anak Domba Allah
Copyrights © 2022