Penelitian ini mengkaji salah satu kelompok petani miskin di Desa Cigorondong Pandeglang yang melakukan strategi bertahan hidup dengan diversifikasi nafkah.Ada dua faktor yang melatarbelakanginya yakni faktor pendorong dari daerah asal dan faktor penarik dari daerah tujuan. Setelah petani di Desa Cigorondong Pandeglang melakukan strategi bertahan hidup dengan diversifikasi nafkah menjadi pemulung di Komplek BMKG Tangerang Selatan, ada beberapa kondisi baik ekonomi maupun sosial yang mengalami perubahan. Pada aspek ekonomi ada peningkatan pendapatan. Pada aspek sosial perubahan yang terjadi yakni adanya sikap solidaritas organik, yaitu solidaritas yang tumbuh berdasarkan pembagian kerja seperti yang terjadi di masyarakat perkotaan. Demikian, mereka tidak meninggalkan perilaku sosial pedesaan mereka seperti taat pada norma, gotong-royong dan lain sebagainya.
Copyrights © 2016