BUANA GENDER : Jurnal Studi Gender dan Anak
Vol. 4 No. 1 (2019)

Wayang Kancil Sebagai Media Alternatif Pembelajaran Sejarah Untuk Anak

martina safitry (IAIN SURAKARTA)



Article Info

Publish Date
17 Feb 2020

Abstract

Wayang kancil adalah salah satu kekayaan budaya yang tidak banyak dikenal oleh orang Indonesia akan tetapi banyak dikembangkan sebagai media pembelajaran anak usia dini di luar negeri seperti Inggris, Jerman, New Zealand, Kanada, dan Belanda. Dalam catatan sejarah, wayang kancil digunakan sebagai media dakwah oleh Sunan Giri dan pembelajaran nilai-nilai kehidupan oleh para pujangga. Tulisan ini bertujuan untuk menggali sejarah wayang kancil dan keberfungsiannya sebagai media pembelajaran bagi anak-anak. Metode penelitian yang digunakan adalah studi pustaka. Hasilnya adalah wayang kancil menjadi warisan budaya Indonesia yang dapat digunakan sebagai media pembelajaran sejarah. Menurut penelitian yang sudah dilakukan, wayang kancil menjadi media pembelajaran efektif bagi anak-anak karena sifatnya yang interaktif dan dekat dengan dunia anak. Pementasannya dapat dilakukan secara formal dan non formal baik di sekolah maupun di lingkungan masyarakat. Oleh karena itu, wayang kancil dapat digunakan sebagai media alternatif pembelajaran sejarah sekaligus sebagai upaya untuk melestarikan warisan budaya Indonesia. 

Copyrights © 2020






Journal Info

Abbrev

buana-gender

Publisher

Subject

Humanities Social Sciences

Description

BUANA GENDER: Jurnal Studi Gender dan Anak aims to serve any academic writing on gender and children issues. Gender and children have global issues because of geographical regions, disciplines, and social and cultural contexts. Buana Gender publishes theoretical and empirical articles, reviews and ...