martina safitry
IAIN SURAKARTA

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Wayang Kancil Sebagai Media Alternatif Pembelajaran Sejarah Untuk Anak martina safitry
BUANA GENDER : Jurnal Studi Gender dan Anak Vol. 4 No. 1 (2019)
Publisher : UIN Raden Mas Said Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22515/bg.v4i1.2207

Abstract

Wayang kancil adalah salah satu kekayaan budaya yang tidak banyak dikenal oleh orang Indonesia akan tetapi banyak dikembangkan sebagai media pembelajaran anak usia dini di luar negeri seperti Inggris, Jerman, New Zealand, Kanada, dan Belanda. Dalam catatan sejarah, wayang kancil digunakan sebagai media dakwah oleh Sunan Giri dan pembelajaran nilai-nilai kehidupan oleh para pujangga. Tulisan ini bertujuan untuk menggali sejarah wayang kancil dan keberfungsiannya sebagai media pembelajaran bagi anak-anak. Metode penelitian yang digunakan adalah studi pustaka. Hasilnya adalah wayang kancil menjadi warisan budaya Indonesia yang dapat digunakan sebagai media pembelajaran sejarah. Menurut penelitian yang sudah dilakukan, wayang kancil menjadi media pembelajaran efektif bagi anak-anak karena sifatnya yang interaktif dan dekat dengan dunia anak. Pementasannya dapat dilakukan secara formal dan non formal baik di sekolah maupun di lingkungan masyarakat. Oleh karena itu, wayang kancil dapat digunakan sebagai media alternatif pembelajaran sejarah sekaligus sebagai upaya untuk melestarikan warisan budaya Indonesia.Â