Baitul Mall Wa Tamlik (BMT) adalah Lembaga keuangan mikro yang bergerak pada pengelolaan dana ummat. BMT diharapkan menjadi solusi bagi masyarakat di saat menjamurnya Lembaga keuangan yang berbasis bunga yang sangat mudah di akses. Bahkan sekarang ini telah berkembang pinjaman berbasis online. Desa Kading yang memiliki masyarakat yang bergerak pada pertanian dan nelayan dan secara administrasi dekat dari kota menjadi wilayah sasaran bagi rentenir untuk memberikan pinjaman bagi masyarakat. Oleh karena itu penulis tetarik untuk meneliti tentang potensi pendirian BMT di desa tersebut. Metode peneliatian yang digunakan adalah penelitian kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pendirian BMT di Desa Kading memiliki pelung yang sangat baik. Meskipun terdapat beberapa kendala yang akan dihadapi. Salah satu faktor pendukung adalah sebagian masyarakat membutuhkan modal, serta munculnya kesadaran untuk menghindari produk riba.
Copyrights © 2020