Abd. Hafid
Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam IAIN Bone

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

TINJAUAN ETIKA BISNIS ISLAM PADA PENYALURAN BANTUAN PANGAN NON TUNAI (BPNT) DI KECAMATAN TANETE RIATTANG Abd. Hafid
Islamic Economic and Business Journal Vol 3, No 2 (2021)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Bone

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30863/iebjournal.v3i2.3351

Abstract

Salah satu program pemerintah di bawah Kementerian Sosial adalah Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT). Program ini diperuntukan bagi masyarakat yang berada di bawah garis kemiskinan. Program ini diharapkan dapat mengurangi beban masyarakat dalam kehidupan sehar-hari. Program dilaskanakan di seluruh wilayah Indonesia. Penyaluran bantuan lewat kartu yang dibagikan kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Setiap KPM wajib membelanjakan dana yang ada dalam bentuk sembako. Tempat penerimaan atau pembelanjaan bantuan dilakukan pada agen yang telah ditunjuk oleh bank HIMBARA. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan Etika Bisnis Islam dalam proses penyaluran program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT). Penelitian ini menggunakan jenis penelitian lapangan dengan pendekatan kualitatif deskripstif. Adapun hasil penelitian menjukan bahwa pelaksanaan penyaluran Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) di Kecamatan Tanete Riattang sesuai dengan Etika Bisnis Islam. Dimana agen sebagai penyalur bantuan memiliki tanggungjawab dan keterbukaan dalam setiap kegiatan penyaluran.
ANALISIS POTENSI BMT DI DESA KADING KECAMATAN BAREBBO Fitriani Fitriani; Abd. Hafid
Islamic Economic and Business Journal Vol 2, No 2 (2020)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Bone

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (362.779 KB) | DOI: 10.30863/iebjournal.v2i2.3002

Abstract

Baitul Mall Wa Tamlik (BMT) adalah Lembaga keuangan mikro yang bergerak pada pengelolaan dana ummat. BMT diharapkan menjadi solusi bagi masyarakat di saat menjamurnya Lembaga keuangan yang berbasis bunga yang sangat mudah di akses. Bahkan sekarang ini telah berkembang pinjaman berbasis online. Desa Kading yang memiliki masyarakat yang bergerak pada pertanian dan nelayan dan secara administrasi dekat dari kota menjadi wilayah sasaran bagi rentenir untuk memberikan pinjaman bagi masyarakat. Oleh karena itu penulis tetarik untuk meneliti tentang potensi pendirian BMT di desa tersebut. Metode peneliatian yang digunakan adalah penelitian kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pendirian BMT di Desa Kading memiliki pelung yang sangat baik. Meskipun terdapat beberapa kendala yang akan dihadapi. Salah satu faktor pendukung adalah sebagian masyarakat membutuhkan modal, serta munculnya kesadaran untuk menghindari produk riba.