Berkala Arkeologi
Vol 23 No 2 (2003)

Hinduisasi Di Kawasan Megalitik Gunung Slamet

Priyatno Hadi Sulistyarto (Unknown)



Article Info

Publish Date
11 Nov 2003

Abstract

Kehidupan masyarakat megalitik menjalankan tradisi secara terus menerus hingga datangnya pengaruh kebudayaan Hindu-Buda. Hinduisasi di wilayah ini dilakukan dengan cara memanfaatkan sarana-sarana pemujaan megalitik, antara lain batu lumpang dan phallus. Konsep pemujaan yang digunakan pun masih sama yaitu kesuburan, suatu konsep yang mutlak diperlukan dalam masyarakat pertanian. Proses Hinduisasi tampak pada penggunaan lumpang batu dan phallus secara bersama-sama, yaitu dengan mendirikan phallus atau menhir ke dalam lubang lumpang sehingga menyerupai susunan lingga-yoni. Dengan demikian fungsi phallus atau menhir mewakili keberadaan lingga, sedangkan fungsi lumpang mewakili keberadaan yoni. Lingga dan yoni merupakan benda sebagai simbol dalam agama Hindu.

Copyrights © 2003






Journal Info

Abbrev

berkalaarkeologi

Publisher

Subject

Earth & Planetary Sciences

Description

We are a journal on archaeology published by Balai Arkeologi Yogyakarta every May and November each year. This journal seek to promote and shares research results and ideas on archaeology to the public. We covers original research results, ideas, theories, or other scientific works from the ...