Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya potensi kecurangan (fraud) yang dapat terjadi akibat lemahnya internal control pada industri manufaktur. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Penelitian ini menggunakan objek penelitian yaitu PT âXâ yang merupakan pabrik dan juga toko yang memproduksi berbagai macam oleh-oleh khas kota semarang khususnya ikan bandeng presto. Dasar teori dalam menganalisis potensi fraud menggunakan COSO framework karena dengan kerangka kerja COSO ini dapat memberikan panduan umum internalcontrol yang dikembangkan dan digunakan secara internasional sehingga diharapkan dapat memberikan analisis potensi fraud yang signifikan. Temuan peneliti bahwa PT âXâ memiliki internal control yang masih lemah. Penelitian dan analisis yang dilakukan menggunakan COSO framework dan mendapatkan hasil berupa berbagai potensi fraud yangdapat terjadi pada PT âXâ khususnya pada siklus penjualan. Fokus dari penelitian ini adalah pada siklus penjualan karena peneliti menilai bahwa siklus penjualan lebih berpotensi untuk munculnya berbagai potensi kecurangan. Beberapa potensi kecurangan yang dapat muncul adalah seperti pencurian barang dagang, pencurian kas. Penyebab utamanya adalahpemiliki yang sekaligus pimpinan badan usaha yang belum memahami mengenai internal control yang baik dan prosedur yang belum terdokumentasi. Peneliti memberikan rekomendasi perbaikan internal control secara umum seperti melakukan aktivitas pengendalian yang lebih baik, menilai ulang risiko fraud, dan perbaikan sikap kepemimpinan daripemilik, yang mana rekomendasi ini dapat dijadikan bahan pertimbangan untuk mencegah terjadinya berbagai potensi fraud yang ada.
Copyrights © 2014