Suku bangsa/etnis Tionghoa merupakan etnis yang tergolongminoritas di Indonesia. Walaupun secara kuantitas tergolong minoritas, tetapi secara kualitas tergolong mayoritas. Hal ini dilihat dengan berkembangnya bisnis yang dijalankan pengusaha keturunan Tionghoa sejak jaman Order Baru dan meraih sukses sampai saat ini. Kesuksesan suatu badan usaha,tentunya merupakan hasil kerja keras dari sumber daya manusia yang bekerja di dalamnya. Agar hasil kerja keras dari sumber daya manusia yang bekerja mencapai tujuan badan usaha, dibutuhkanlah manajemen kinerja. Penggunaan manajemen kinerja dalam badan usaha, tentunya harus mempertimbangkan norma-norma budaya yang ada dikarenakan latar belakang lingkungan budaya pada masing-masing badan usaha akan berbeda 1 dengan yang lainnya. Dengan mempertimbangkan norma-norma budaya yang ada di dalam badan usaha, membuat manajemen kinerja menjadi efektif. Studi ini bertujuan untuk memperoleh pemahaman yang lebih mendalam mengenai pengaruh lingkungan budaya Tionghoa terhadap peranan manajemen kinerja dengan menggunakan pendekatan interpretive. Penelitian menggunakan objek perusahaan Ekspedisi MuatanKapal Laut di Surabaya. Penelitian ini menemukan bahwa lingkungan budaya Tionghoa yang dimiliki pemimpin perusahaan mempengaruhi peranan manajemen kinerja yang diterapkan secara tidak langsung.
Copyrights © 2014