ABSTRAKStudi kompatibilitas antara obat dengan eksipien mempunyai peranan penting dalam pengembangan suatu formula obat. Hal tersebut dikarenakan interaksi antara obat dengan eksipien dapat mempengaruhi stabilitas, sifat fisikokimia, keamanan, dan efikasi terapeutik dari obat. Berbagai macam metode digunakan untuk mendeteksi inkompatibilitas, salah satunya adalah analisis termal yang meliputi differential scanning calorimetry (DSC) ,thermogravimetry (TG), hot stage microscopy (HSM) dan isothermal microcalorimetry. Analisis termal menggunakan fungsi suhu dan waktu dalam mendeteksi inkompatibilitas antara obat dengan eksipien. Tujuan dilakukan review ini yaitu untuk mengetahui penggunaan analisis termal pada studi kompatibilitas antara obat dengan eksipien. Metode yang digunakan pada review jurnal ini adalah studi literatur. Dari hasil penelusuran literatur menunjukan bahwa analisis termal cukup efektif dalam mendeteksi inkompatibilitas.Kata Kunci : Studi Kompatibilitas, Obat, Eksipien, Analisis Termal.
Copyrights © 2022