Paradigma: Jurnal Masalah Sosial, Politik, dan Kebijakan
Vol 26, No 2 (2022): July 2022

LATAR BELAKANG PEMBOIKOTAN PRODUK HIBURAN KOREA SELATAN OLEH CINA TAHUN 2016

Wati, Ratna (Unknown)
Masturah, Ersi Ghaisani (Unknown)



Article Info

Publish Date
31 Jul 2022

Abstract

Hallyu merupakan istilah yang digunakan untuk menggambarkan kecintaan terhadap budaya Korea Selatan dan produknya di mata Internasional. Hallyu berkembang dengan cepat ke seluruh dunia terutama Asia, termaksud Cina. Hubungan bilateral yang terjalin diantara kedua negara semakin mempermudah produk hiburan Korea Selatan mulai dari K-pop (Korean Pop Musik), Drama Korea, Film Korea, Album Musik Korea memasuki pasar hiburan Cina. Banyaknya produk hiburan Korea Selatan yang masuk ke Cina membuat Cina menjadi pasar luar negeri kedua terbesar setelah Jepang bagi produk tersebut. Menariknya, pada Agustus 2016 Pemerintah Cina melarang atau memboikot berlangsungnya salah satu konser bintang K-pop (Korean Pop), yaitu EXO yang kemudian diikuti dengan dikeluarkannya peraturan tidak tertulis yang ditujukan untuk stasiun televisi Cina agar tidak menayangkan produk hiburan yang berkaitan dengan Korea Selatan pada November 2016. Berdasarkan hasil analisa dengan menggunakan metode penelitian kulitatif dan trade-peace model sebagai kerangka teori diperoleh tiga alasan yang melatarbelakangi pemboikotan produk hiburan Korea Selatan oleh Cina pada tahun 2016 yaitu, untuk melindungi produk hiburan dalam negeri Cina, adanya pesan atau pengaruh implisit dalam Drama Korea Selatan, serta sebagai upaya balasan terkait THAAD (Terminal High Altitude di Area Defense) Korea Selatan.

Copyrights © 2022






Journal Info

Abbrev

paradigma

Publisher

Subject

Decision Sciences, Operations Research & Management Library & Information Science

Description

Jurnal online Paradigma mengundang peneliti dan akademisi untuk menuliskan hasil penelitiannya untuk dipublikasikan sesuai dengan tema-tema di bawah ini kebijakan di bidang : (1) Ilmu Administrasi Bisnis; (2) Ilmu Hubungan Internasional dan (3) Ilmu ...