JURNAL KONFIKS
Vol 8, No 1 (2021): KONFIKS

PEMEROLEHAN BAHASA JAWA SEBAGAI BAHASA PERTAMA PADA ANAK USIA 2-5 TAHUN

Neli Faoziyah (Unknown)
Nuryani Nuryani Nuryani (UIN Syaruf Hidayatullah Jakarta)



Article Info

Publish Date
02 Aug 2022

Abstract

Bahasa selalu memiliki hubungan erat dengan budaya. Budaya di Indonesia sangat beragam, demikian juga dengan suku, ras, dan bahasanya. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk kalimat pada anak usia 2-5 tahun di Desa Wringinjenggot, Kecamatan Balapulang, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah. Metode penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data dengan cara merekam suara subyek penelitian dengan memanfaatkan telephone genggam. Hasil tersebut kemudian ditranskripsi dan dianalisis menggunakan teknik simak dan teknik catat. Subyek dalam penelitian adalah lima orang anak yang berusia 2-5 tahun. Data yang diperoleh dari lingkungan baik keluarga maupun masyarakat di desa yang ada melakukan komunikasi secara langsung. Hasil dari penelitian ini, ditemukan pemerolehan bahasa anak usia 2-5 tahun yang mengacu pada bentuk kalimat yang sudah dikuasainya, diantaranya: 1) anakĀ  mampu memberikan sebuah informasi yang faktual, 2) mampu bertanya mengenai apa, kenapa, di mana, siapa, dan bagaimana dengan baik, 3) mampu mengungkapkan rasa keinginannya kepada orangtua, keluarga, tetangga lingkungan sekitar. Sehingga kesimpulanya adalah bentuk kalimat deklaratif ada dua, bentuk kalimat interogatif ada lima, dan bentuk kalimat imperatif ada dua.

Copyrights © 2021