Kedelai merupakan tanaman penting dalam memenuhi kebutuhan pangan dalam rangka perbaikan gizi masyarakat, karena merupakan sumber protein nabati yang relatif murah bila dibandingkan sumber protein lainnya seperti daging, susu, dan ikan. Penelitian bertujuan untuk mengetahui respon pertumbuhan kedelai di lahan marginal dengan pemberian pupuk P dan jenis pupuk organik. Penelitian dilaksanakan di lahan Laut Tador, Kecamatan Laut Tador, Kabupaten Batu Bara dari Januari sampai Mei 2021. Metode penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok faktorial tiga ulangan dengan dosis pupuk P dan jenis pupuk organik sebagai faktor perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian pupuk P berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan tinggi tanaman, diameter batang, jumlah cabang, bobot basah dan bobot kering tanaman kedelai, namun berpengaruh tidak nyata terhadap jumlah buku tanaman dan umur berbunga. Perlakuan pupuk phosfat yang terbaik terdapat pada perlakuan 175 kg/ha. Pemberian beberapa jenis pupuk organik berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan tinggi tanaman, diameter batang, jumlah cabang, bobot basah dan bobot kering tanaman kedelai, namun berpengaruh tidak nyata terhadap jumlah buku tanaman dan umur berbunga. Perlakuan jenis pupuk organik yang terbaik terdapat pada pupuk organik CV MAS 3 kg/plot. Kombinasi antara pupuk phosfat dan jenis pupuk organik berpengaruh tidak nyata terhadap semua parameter yang diamati
Copyrights © 2022