Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian limbah cair pabrik kelapa sawit (LCPKS) dan waktu pemangkasan terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman kacang tanah (Arachis hypogea). Penelitian ini dilaksanakan di di UPT. Benih Induk Palawija, Tj. Anom, Kecamatan Pancur Batu, Kabutapen Deli Serdang, Sumatera Utara yang terletak pada ketinggian lebih kurang ±25 mdpl. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktorial dengan 2 faktor yang diteliti yaitu : faktor pemberian limbah cair pabrik kelapa sawit dan faktor waktu pemangkasan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan limbah cair pabrik kelapa sawit berpengaruh sangat nyata terhadap jumlah cabang primer dan bobot 100 biji, berpengaruh nyata terhadap jumlah polong per tanaman sampel dan jumlah polong berisi per tanaman sampel dan tidak berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman. Perlakuan waktu pemangkasan berpengaruh sangat nyata terhadap jumlah cabang primer, berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman, jumlah polong per tanaman sampel dan jumlah polong berisi pertanaman sampel dan tidak berpengaruh nyata terhadap bobot 100 biji. Interaksi antara limbah cair pabrik kelapa sawit dan waktu pemangkasan berpengaruh sangat nyata terhadap jumlah cabang primer dan tidak berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman, jumlah polong per tanaman sampel, jumlah polong berisi per tanaman sampel dan bobot 100 biji
Copyrights © 2022