Kesehatan dalam kehidupan sehari-hari perlu diperhatikan karena kesehatan mempengaruhi kinerja dalam aktivitas yang dilakukan oleh masyarakat, upaya dalam menjaga kesehatan seperti melakukan pencegahan dan pengobatan suatu penyakit. Usada Bali merupakan turunan dari Ayurweda yang merupakan bagian dari Upaweda, sedangkan Upaweda merupakan bagian dari Smerti (Suatama dkk 2019). Kunyit merupakan salah satu bahan obat tradisional untuk pencegahan dan pengobatan suatu penyakit yang digunakan oleh masyarakat secara empiris. Kunyit hitam (Curcuma caesia) merupakan salah satu spesies dari kunyit, bagian dari keluarga Zingberaceae, di India sering digunakan dalam pengobatan seperti penggunaan eksternal untuk keseleo dan memar (Baghel 2013). Kunyit hitam memiliki aktivitas farmakologi seperti antioksidan, antibakteri, antimutagenik, aktivitas sitotoksik dan berpotensi mencegah aktivitas Nuclear factor kappaB (NF- κB), sehingga kunyit hitam diharapkan dapat bermanfaat sebagai bahan obat alami dan menjadi alternatif pengobatan untuk meminimalisir efek samping dari bahan obat sintesis. Penulisan artikel ini bertujuan untuk mengetahui manfaat kunyit hitam sehingga dapat diharapkan sebagai salah satu bahan obat alami yang digunakan di Indonesia. Metode penulisan yang digunakan adalah studi literatur dengan menggunakan artikel terkait penelitian aktivitas farmakologi kunyit hitam yang diterbitkan 10 tahun terakhir. Jurnal yang digunakan merupakan jurnal yang bertaraf nasional maupun internasional yang berkaitan dengan aktivitas kunyit hitam. Pencariaan artikel dilakukan dengan cara mencari sumber artikel yang didapatkan dengan melakukan pencarian di Google scholar, PUBMED, Science direct, Proquest dan Portal Garuda dengan menggunakan kata kunci Curcuma caesia, kunyit hitam, aktivitas kunyit hitam.
Copyrights © 2022