Keterampilan berbicara pada pelajaran Bahasa Jepang di SMA Negeri 6 Malang perlu mendapat perhatian lebih, karena peserta didik merasa tidak percaya diri dan pasif dalam berbicara. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan keterampilan berbicara Bahasa Jepang siswa SMA Negeri 6 Malang dengan metode roleplay berbantuan peta wisata. Data dikumpulkan dari peserta didik kelas XI Bahasa, dan dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini adalah: (1) Penggunaan metode roleplay berbantuan peta wisata dapat meningkatkan hasil tes lisan pada siklus pertama dan kedua; (2) respon siswa menunjukkan tanggapan positif pada penggunaan media peta wisata. Penggunaan media peta wisata yang sudah siswa pilih sendiri, membuat peserta didik lebih percaya diri dan menjiwai peran dalam roleplay saat menjadi guide dan wisatawan. Oleh karena itu, disimpulkan bahwa penggunaan metode roleplay dapat meningkatkan keterampilan berbicara, dan dapat diaplikasikan pada materi yang sederhana.
Copyrights © 2021