Team Game Tournament (TGT) adalah pembelajaran kooperatif yang mengkondisikan peserta didik untuk giat, ulet, kritis, dan bertanggung jawab menuntaskan problem yang dihadapi. Penelitian ini adalah penelitian Penelitian Tindakan Kelas atau lebih dikenal dengan PTK. Alasan dilakukannya Penelitian Tindakan Kelas adalah hasil belajar siswa yang tidak mencapai ketuntasan klasikal dan kurangnya rasa saling mendukung antar siswa dalam memahami materi pelajaran secara kolektif. Penelitian ini dimaksudkan untuk meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi pelajaran kimia, khususnya Ikatan Kimia. Peneliti memutuskan untuk menggunakan jenis pembelajaran kooperatif TGT untuk mengatasi tantangan tersebut. Penelitian ini berfokus pada siswa Kelas X SMAN 1 Malang yang berjumlah 30 siswa. Tes dan lembar observasi digunakan untuk mengumpulkan data. Evaluasi dilakukan pada setiap akhir siklus untuk mengumpulkan data hasil belajar kimia. Data kinerja siswa (lembar psikomotor), tindakan siswa (lembar afektif), dan kinerja guru selama proses pembelajaran juga dikumpulkan. Jika nilai rata-rata kelas adalah ≥80 dan persentase ketuntasan tradisional adalah ≥ 80%, penelitian ini akan dinyatakan berhasil. Sebelum penerapan pembelajaran kooperatif TGT, rata-rata ketuntasan siswa pada mata pelajaran Kimia dengan pokok bahasan Ikatan Kimia adalah 62,68, dengan ketuntasan klasikal 63,33%. Nilai rata-rata siklus I 70,50, dengan ketuntasan klasikal 73,30%, siklus II nilai rata-rata 81,50, dengan ketuntasan klasikal 86,67%, dan siklus III nilai rata-rata 88,25 dengan ketuntasan klasikal 90,00 %. Setiap siklus menunjukkan peningkatan hasil belajar. Kata Kunci: ikatan kimia, kooperatif, team game tournament
Copyrights © 2022