Penelitian dilaksanakan dengan tujuan untuk mengetahui efisiensi penggunaan faktor-faktor produksi dan menganalisis tingkat penggunaan input pada produksi optimal pada usahatani cabai dengan menggunakan metode studi kasus di Desa Kawali Mukti Kecamatan Kawali Kabupaten Ciamis. Responden diambil secara sensus pada 33 anggota kelompok tani. Alat analisis pada kajian ini menggunakan model fungsi produksi Cobb-Douglas dan uji hipotesis untuk efisiensi didekati dengan menggunakan nilai produk marjinal (NPM) dari faktor produksi yang digunakan. Hasil penelitian menunjukkan efisiensi penggunaan faktor produksi lahan belum efisien sehingga perlu ditambah, sedangkan faktor produksi benih, pupuk, dan tenaga kerja tidak efisien sehingga perlu dikurangi. Analisis produksi optimal menunjukkan bahwa: 1) penggunaan lahan optimal seluas 5,45 hektar, dengan demikian untuk memperoleh produksi optimal maka lahan yang digunakan harus ditambah 5,389 hektar; 2) penggunaan benih optimal sebanyak 34,89 kg, dengan demikian untuk memperoleh produksi optimal maka benih yang digunakan harus dikurangi 86,140 kg; 3) penggunaan pupuk kandang optimal sebanyak 251,26 kg, dengan demikian untuk memperoleh produksi optimal maka pupuk kandang yang digunakan harus dikurangi 52,619 kg; 4) penggunaan tenaga kerja optimal sebanyak 8,33 HKSP, dengan demikian untuk memperoleh produksi optimal maka tenaga kerja yang digunakan harus dikurangi 5,540 HKSP.
Copyrights © 2021