Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk untuk memprediksi kebangrutan perusahaan manufaktur Pada Fase New Normal (Studi Kasus Pada Perusahaan Logam Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia (BEI). Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Populasi dari penelitian ini adalah seluruh perusahaan logam yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Adapun kriteria didalam memilih sampel adalah: perusahaan tersebut adalah perusahaan manufaktur pada sub sektor logam yang sudah terdaftar di BEI dan tidak IPO di tahun 2020 serta mengeluarkan laporan keuangan dalam triwulan secara konsisten pada periode 2019–2020. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik dokumentasi dan studi kepustakaan.Pengukuran standar atau nilai cutt off dalam memprediksi kebangkrutan dengan metode Altman Z-Score. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada tahun 2019 triwulan I, II, dan III, melalui analisis altman z-score, dari 12 perusahaan pada sub sektor logam, terdapat 6 perusahaan yang memiliki potensi kebangkrutan dan 2 perusahaan berpotensi mengalami kebangkrutan pada triwulan I maupun triwulan II. Demikian juga pada tahun 2020, dari 12 sampel penelitian terdapat 6 perusahaan yang berpotensi bangkrut pada triwulan I, II, dan III serta 3 perusahaan yang berpotensi mengalami kebangkrutan pada triwulan I.Prediksi Kebangkrutan Perusahaan Manufaktur Pada Fase New Normal (Studi Kasus Pada Perusahaan Logam Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia)
Copyrights © 2021