Abstrak Proses menua yang dialami oleh lansia menyebabkan mereka mengalami berbagai macam perasaan sedih, cemas, kesepian, dan mudah tersinggung. Perasaan tersebut merupakan masalah kesehatan jiwa yang terjadi pada lansia. psikososial lansia antara lain merasa kesepian (pria 19,8%, wanita 20,8%), tanda-tanda depresi berturut-turut 4,3% dan 42% menunjukan kelakuan atau tabiat buruk (7,3% dan 3,7%) cepat marah, irritable (17,2% dan 7,1%). Jenis penelitian yaitu penelitian kuantitatif dengan menggunakan pendekatan cross sectional study. Data dikumpulkan melalui kuesioner. Uji analisis komputer yaitu SPSS 20 untuk menilai data statistic frekuensi dan uji Chi-Square pada person pada variabel bivariat diperoleh nilai Asymp sign. (2-sided, pada variabel pemenuhan kebutuhan spiritual dengan tingkat kecemasan yaitu diperoleh (p) = 0,001 berarti α = <0,05, sehingga dapat disimpulkan bahwa ada hubungan antara pemenuhan kebutuhan spiritual dengan tingkat kecemasan pada lansia. Kesimpulan penelitian menganjurkan untuk memperhatikan kebutuhan lansia, karena lansia merupakan tanggung jawab anggota keluarga, dengan demikian kebutuhan spiritual terhadap kesehatan lansia sangat penting. Salah satu cara bagi keluarga untuk mendukung lansia adalah dengan memotivasi dan memfasilitasi lansia agar dapat melaksanakan kegiatan agama dengan baik dan rajin. Kata Kunci: Kebutuhan Spiritual, Tingkat Kecemasan, Lansia.
Copyrights © 2019