Jurnal Peternakan Lahan Kering
Vol. 2 No. 1 (2020): Maret

Efek substitusi Jagung Giling dengan Tepung Tongkol Jagung Hasil Fermentasi Khamir Saccharomyces cerevisiae dalam Pakan Konsentrat terhadap Produksi VFA Parsial

Jefrianto Koes (Fakultas Peternakan, Universitas Nusa Cendana)
Marthen Yunus (Fakultas Peternakan, Universitas Nusa Cendana)
Daud Amalo (Fakultas Peternakan, Universitas Nusa Cendana)



Article Info

Publish Date
15 Mar 2020

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh substitusi jagung giling dengan tepung tongkol jagung hasil fermentasi khamir Saccharomyces cerevisiae (TTJF) dalam pakan konsentrat terhadap produksi VFA parsial (asam asetat, asam propionat dan asam butirat). Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 3 ulangan. Perlakuan tersebut adalah Perlakuan tersebut adalah P0 = konsentrat tanpa TTJF (sebagai kontrol); P1 = konsentrat + 10%TTJF menggantikan jagung giling; P2 = 20%TTJF menggantikan jagung giling; dan P3 = 20%TTJF menggantikan jagung giling. Hasil penelitian menunjukkan nilai rataan perlakuan konsentrasi asam asetat (mM) P0 = 17,87 0,10; P1 = 17,04 0,12; P2 = 16,26 0,49; P3 = 15,95 0,58; rataan konsentrasi asam propionat (mM) P0 = 9,53 0,23; P1 = 11,03 0,34; P2 = 9,77 0,17; P3 = 8,76 0,84 dan rataan konsentrasi asam butirat (mM) adalah P0 = 7,17 0,83; P1 = 7,00 0,77; P2 = 4,68 0,20 dan P3 = 4,55 0,31. Hasil analisis Ragam (ANOVA) menunjukkan bahwa perlakuan berpengaruh sangat nyata (P<0,01) terhadap nilai konsentrasi VFA parsial. Kesimpulan hasil penelitian ini adalah penggunaan 20% tepung tongkol jagung terfementasi Saccharomyces cerevisiae mesubstitusi 66. 67% dari 30% jagung giling dalam konsentrat meningkatkan konsentrasi asam propionat, memberikan hasil yang relatif sama terhadap konsentrasi asam butirat dan menurunkan konsentrasi asam asetat.. Kata kunci : fermentasi, Saccharomyces, tongkol jagung, VFA The aim of the research was to evaluatee the effect of corn mills substitution with Saccharomyces cerevisiae fermented corn cob meal (CCF) in concentrate feed on partial VFA production (acetic acid, propionate acid and butirate acid). Trial method using Complete Randomized Design (CRD) 4 treatments with 3 replicates was applied. The treatments were P0 = concentrate without FCF (control); P1 = concentrate + 10% FCF substituting corn meal; P2 = concentrate + 20% FCF substituting corn meal; and P3 = concentrate + 30% FCF substituting corn meal. The average results obtained were: acetic acid concentration (mM) P0 = 17.87 0.10; P1 = 17.04 0.12; P2 = 16.26 0.49; P3 = 15.95 0.58; propionate acid concentration (mM) P0 = 9.53 0.23; P1 = 11.03 0.34; P2 = 9.77 0.17; P3 = 8.76 0.84; and butyric acid concentration (mM) is P0 = 7.17 0.83; P1 = 7.00 0.77; P2 = 4.68 0.20 and P3 = 4.55 0.31. Statistical analysis shows that effect of treatmenthad is highly significant (P<0.01) on partial VFA concentration. The conclusion is that using 20% fermented corn cob meal substituting 66.67% corn meal in the concentrate feed increase the concentration of propionic acid, performs the similar results in butyric acid but decreases acetic acid concentration. Keywords : fermentation, Saccharomyces, corn cobs, VFA

Copyrights © 2020






Journal Info

Abbrev

JPLK

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry Social Sciences Veterinary

Description

Jurnal Peternakan Lahan Kering (JPLK) menerbitkan artikel hasil penelitian yang meliputi Produksi ternak, Pakan dan nutrisi ternak, Reproduksi dan pemuliaan ternak, Teknologi hasil ternak, Sosial ekonomi peternakan, dan Kesehatan ...