Tujuan riset ini adalah untuk mengukur pengaruh dimensi Difusi Inovasi terhadap sikap mengadopsi e-learning.Kuesioner dikembangkan dari hasil wawancara dan studi pustaka. Kuesioner disebarkan kepada dosenpengguna e-learning di perguruan tinggi di Bandung. Sebanyak 313 responden diperoleh dalam penyebarankuesioner. Metode kuantitatif digunakan untuk mengukur keterkaian antar variable. Structural equationmodeling (SEM) digunakan untuk mengukur pengaruh dimensi Difusi Inovasi terhadap sikap mengadopsi elearning.Hasil confirmatory factor analisis (CFA) model pengukuran memperlihatkan bahwa dimensi Triabilitytidak fit dengan model. Hasil model struktural menunjukkan bahwa dimensi Compatibility berpengaruh palingbesar terhadap sikap adopsi e-learning. Dimensi lain yang berpengaruh adalah Relative Advantage danObservability. Perguruan tinggi pengguna e-learning perlu fokus kepada dimensi yang memiliki pengaruhterbesar terhadap sikap mengadopsi e-learning.
Copyrights © 2018