Studi mengenai pengetahuan lokal, saat ini marak seiring dengan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya penggalian dan pelestarian lokalitas. Penelitian ini bertujuan menggali pengetahuan tradisional masyarakat nelayan Pulau Mandangin, Indonesia. Pulau Mandangin merupakan salah satu pulau kecil di wilayah Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan autoetnografi. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, pencatatan, dan observasi autoetnografi. Adapun teknik penentuan informan mengacu pada Spradley, yaitu (1) pemahaman budaya, (2) pemahaman budaya yang tidak diketahui, (3) pemahaman non-analitis-interpretatif, (4) ketersediaan penuh waktu, dan (5) masyarakat adat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat nelayan Pulau Mandangin menganut pengetahuan tradisional terkait pembuatan rumah tadah hujan, pembuatan sumur tradisional, pembuatan perahu tradisional, dan penangkapan ikan secara tradisional.
Copyrights © 2021