Tidur sangat penting bagi kesehatan yang bertujuan untuk mengistirahatkan tubuh. Waktu yang diperlukan manusia untuk tidur kurang lebih 8 jam perhari sehingga tidur yang kurang dapat mempengaruhi kadar glukosa darah sewaktu. Peningkatan kadar glukosa darah sewaktu pada responden dengan kualitas tidur buruk terjadi akibat aktifitas fisik responden itu sendiri. Responden diharuskan terjaga pada malam hari karena tuntutan pekerjaan. Kurangnya jam tidur membuat kadar glukosa dalam darah sewaktu meningkat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kadar glukosa darah sewaktu pada karyawan pabrik kelapa sawit shift malam yang memilki kualitas tidur buruk di desa sawit permai kabupaten Siak.. Penelitian ini menggunakan kuesioner PSQI dengan metode cross sectional. Pada penelitian ini sampel terdiri dari 11 karyawan pabrik kelapa sawit shift malam yang memiliki kualitas tidur buruk yang memenuhi kriteria inklusi dan ekslusi. Kesimpulan berdasarkan penelitian yang telah dilakukan mayoritas karyawan pabrik kelapa sawit yang bekerja sistem shift malam dengan kualitas tidur yang buruk kadar glukosa darah sewaktu diatas normal.
Copyrights © 2021