Journal of Innovation Research and Knowledge
Vol. 1 No. 8: Januari 2022

PELATIHAN TARIAN KATAGA DI SANGGAAR PEKAA DAPAT MENINGKATKAN KEBUGARAN AEROBIK DAN KEKUATAN OTOT PADA REMAJA SUMBA DI BALI

Andereas Pega Sabaora (Universitas Undayana Denpasar, Bali.)



Article Info

Publish Date
21 Jan 2022

Abstract

Kebugaran fisik adalah kemampuan tubuh untuk melakukan tugas dan pekerjaan sehari-hari dengan giat, tanpa mengalami kelelahan yang berarti serta dengan cadangan energi. Unsur-unsur ini berkaitan dengan proses latihan yang dilakukan oleh olahragawan atau penari sehingga bisa mempersiapkan kondisi fisik agar selalu prima. Pelatihan tari Kataga merupakan latihan dengan beban berat tubuh dengan cara menjaga keseimbangan serta meningkatkan daya tahan tubuh yang kuat. Bentuk latihan lain adalah pelatihan aerobik, merupakan aktivitas olahraga secara sistematis dengan peningkatan beban secara bertahap dan terus menerus yang menggunakan energi hasil pembakaran dengan menggunakan oksigen. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kebugaran fisik remaja Sumba di Sanggar Pekaa Bali. Jenis penelitian menggunakan with control group desain. Subjek penelitian remaja Sumba di Sanggar Pekaa Bali berjumlah 20 orang dan dibagi dalam dua Kelompok perlakuan yang berbeda. Kelompok I diberikan pelatihan tari Kataga dan Kelompok II diberikan latihan aerobik dengan frekuensi latihan 3 kali seminggu selama 6 minggu. Berdasarkan uji statistik parametrik paired-sample t test dengan p-value 0,00 < 0,05. Squat - kekuatan tungkai bawah, Sit Up - kekuatan otot core, Pull Up - kekuatan otot lengan, Lari 1,4 m - kebugaran aerobik. Berdasarkan uji statistik diperoleh peningkatan kemampuan aerobik dan kekuatan otot yang bermakna sebelum dan setelah perlakuan pada kedua kelompok. Jumlah repetisi Squat, Sit Up, Pull Up sebelum latihan pada kelompok 1 sebesar 19,6, 15,9, 15,5, dan setelah latihan sebesar 25,9, 23,2, 19,4 Pada kelompok 2 diperoleh hasil 14,9, 16,7, 17.8, dan setelah latihan sebesar 20,3, 23,6, 21,7. Untuk kebugaran aerobik diperoleh hasil waktu tempuh lari 1,4 km pada kelompok 1 sebelum perlakuan sebesar 7,83 menit, dan setelah perlakuan sebesar 19,34 menit Pada Kelompok 2 diperoleh hasil 9,73 dan 23,26. Uji statistik antar kelompok menunjukkan bahwa hasil latihan pada kelompok 1 memiliki data bermakna dari kelompok 2. Simpulan Kelompok I dan Kelompok II sama-sama memberi efek peningkatan yang bermakna (p<0,05) dan kelompok I (Kataga) lebih meningkatkan kebugaran fisik dari pada Kelompok II (Latihan Aerobik). Saran untuk penelitian ini diharapkan para penari dapat menjaga kebugaran fisiknya agar tetap sehat

Copyrights © 2022






Journal Info

Abbrev

JIRK

Publisher

Subject

Humanities Economics, Econometrics & Finance Education Health Professions Law, Crime, Criminology & Criminal Justice Social Sciences

Description

Journal of Innovation Research and Knowledge, published by Bajang Institute. Published in two formats, print and online, print version of ISSN: 2798-3471 and the online version of ISSN: 798-3641, both of which are published every month. The scope of the journal studies broadly includes: Culture (a ...