JURNAL HUTAN TROPIS
Vol 12, No 31 (2011): Jurnal Hutan Tropis Borneo Volume 12 Nomer 31 Tahun 2011

SIFAT PULP CAMPURAN KAYU RANDU DAN TUSAM PADA KONSENTRASI ALKALI AKTIF YANG BERBEDA

Yan Pieter Theo (Unknown)



Article Info

Publish Date
28 Aug 2016

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hasil yang diperoleh dari pemasakan campuran mengenai pengaruh konsentrasi alkali aktif, komposisi campuran serpih, dan pengaruh interaksi antara konsentrasi alkali aktif dengan komposisi campuran serpih terhadap rendemen dan kualitas pulp. Faktor konsentra-si alkali aktif untuk campuran serpih kayu randu dengan tusam berpengaruh sangat nyata terhadap rendeman saring pulp dan bilangan kappa, tetapi berbeda nyata untuk ketahanan lipat. Nilai rerata rendemen saring pulp tertinggi terdapat pada perlakuan konsentrasi alkali aktif 14 % (A1) yaitu 49,29 %. Bilangan kappa tertinggi terdapat pada perlakuan konsentrasi alkali aktif 14 % (A1) yaitu 75,93. Ketahanan lipat terdapat pada perlakuan konsentrasi alkali aktif 18 % (A3) yaitu 514 kali. Faktor komposisi campuran serpih untuk campuran kayu randu. Dengan tusam berpengaruh sangat nyata terhadap rendemen saring, bilangan kappa, indeks sobek, indeks retak, indeks tarik dan ketahanan lipat. Untuk campuran kayu randu dengan tusam, nilai rerata rendemen saring pulp tertinggi terdapat pada komposisi campuran 20 % randu dengan 80 % tusam (B3r) yaitu 48,87 %. Bilangan kappa tertinggi pada perlakuan 10 % randu dengan 90 % tusam (B2r) yaitu 56,56. Indeks sobek tertinggi pada komposisi campuran 10 % randu dengan 90 % tusam (B2r) yaitu 18,50 Nm2/kg. indeks retak tertinggi pada komposisi campuran 40 % randu dengan 60 % tusam (B5r) yaitu 5,95 Nm/kg. indeks terik tertinggi pada komposisi campuran 30 % randu dengan 70 % tusam (B4r) yaitu 71,46 Nm/g. ketahanan lipat tertinggi pada komposisi campuran 10 % randu dengan 90 % tusam (B2r) yaitu 670 kali. Kombinasi faktor antara konsentrasi alkali aktif dan komposisi campuran serpih dalam penelitian ini untuk campuran kayu randu dengan tusam memberikan pangaruh sangat nyata terhadap rendemen saring, bilangan kappa dan ketahanan lipat. Untuk campuran kayu randu dan tusam, nilai rerata rendemen saring pulp tertinggi terdapat pada perlakuan konsentrasi alkali aktif 14 % dan komposisi campuran 20 % randu dengan tusam 80 % (A1 B3r) yaitu 52,50 %. Bilangan kappa tertinggi terdapat pada perlakuan konsentrasi alkali aktif 14 % dan komposisi campuran 10 % randu dengan 90 % tusam (A1 B2r) yaitu 84,49. Ketahanan lipat tertinggi terdapat pada perlakuan konsentrasi alkali aktif 18 % dan komposisi campuran 10 % randu dengan 90 % tusam (A3 B2r) yaitu 746 kali. Sifat pulp yang terbaik untuk campuran kayu randu dengan tusam terdapat pada kombinasi perlakuan konsentrasi alkali aktif 18 % (A3) dan komposisi campuran serpih 10 % randu dengan 90 % tusam (B2r).

Copyrights © 2011






Journal Info

Abbrev

jht

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry Earth & Planetary Sciences

Description

Jurnal Hutan Tropis (JHT) adalah blind peer-reviewed yang mempublikasikan artikel ilmiah dalam bidang ilmu pengetahuan dan teknologi kehutanan mencakup kajian manajemen hutan, ekonomi dan bisnis kehutanan, pengelolaan DAS, hidrologi, silvikultur, penginderaan jauh, ekologi, ekowisata, ilmu tanah ...