JURNAL HUTAN TROPIS
Vol 3, No 3 (2015): Jurnal Hutan Tropis Volume 3 No 3 Edisi November 2015

APLIKASI SILVIKULTUR INTENSIF UNTUK PERTUMBUHAN TANAMAN PENGAYAAN PADA LAHAN REKLAMASI TAMBANG BATUBARA

Yusanto Nugroho (Fakultas Kehutanan Universitas Lambung Mangkurat)



Article Info

Publish Date
03 Nov 2016

Abstract

Introduksi jenis unggulan local untuk pengayaan tanaman di lahan reklamasi tambang batubara sebagai terobosan untuk meningkatkan keragaman tanaman dan nilai fungsi lahan reklamasi. silvikultur intensif digunakan untuk memberikan ruang tumbuh yang optimal untuk tanaman introduksi tumbuh secara optimal.  Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pertumbuhan tanaman introduksi dengan aplikasi silvikultur intensif terhadap 6 jenis pohon unggulan local yang meliputi  durian, karet, sawo, mangga, petai dan cempedak pada lahan reklamasi dengan tanaman reklamasi jenis Acacia auriculiformis yang berumur 1 tahun. Penelitian ini menggunakan metode rancangan blok lengkap dengan 6 perlakuan dan ulangan sebanyak 3 ulangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi silvikultur intensif memberikan persen hidup tanaman introduksi mencapai 83,33 % pada umur 1,5 tahun di lapangan. Persen hidup tertinggi dicapai oleh jenis mangga, karet  dan petai  dengan persen hidup diatas  80% dan persen hidup dibawah 80 % ialah jenis durian dan cempedak. Jenis mangga dan karet menunjukkan pertumbuhan tinggi dan diameter terbaik dibandingkan dengan jenis tanaman lainnya. Adaptasi dan daya tahan jenis mangga dan karet pada lahan pasca tambang lebih baik dibandingkan dengan keempat jenis unggulan lainnya.Local species superior trees introductions for enrichment plants at coal mine reclamation land as a breakthrough to increase diversity of crops and reclamation land function value. Intensive silviculture used to provide optimal growing space for plants that grow optimally introduction. This study aimed to analyze the growth of plants introduced by the application of intensive silviculture of 6 local species superior trees that durian, rubber, sapodilla, mango, petai/pete and cempedak on reclamation land by the reclamation plant species of Acacia auriculiformis the age of 1 year. The research method using a complete block design with 6 treatments and repetition as much as 3 replicates. The results showed that the application of intensive silviculture provide survival rates were introduced reached 83,33% at the age of 1,5 years in the field. The highest percent of plant life on the type of plant mango, rubber and petai above 80% and below 80% of plant species durian and cempedak. Type mango and rubber produce the best height and diameter growth compared with the kind of species. Adaptation and resistence mango and rubber plants on post-mining land better than the other fourth local species superior.

Copyrights © 2015






Journal Info

Abbrev

jht

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry Earth & Planetary Sciences

Description

Jurnal Hutan Tropis (JHT) adalah blind peer-reviewed yang mempublikasikan artikel ilmiah dalam bidang ilmu pengetahuan dan teknologi kehutanan mencakup kajian manajemen hutan, ekonomi dan bisnis kehutanan, pengelolaan DAS, hidrologi, silvikultur, penginderaan jauh, ekologi, ekowisata, ilmu tanah ...