Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis biaya, pendapatan dan kelayakan finansial usaha hutan rakyat bentuk monokultur, campuran dan agroforestri, menganalisis tingkat suku bunga yang tepat dalam usaha hutan rakyat, menganalisis kontribusi usaha hutan rakyat terhadap pendapatan rumah tangga. Metode dan analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode sampling (purposive sampling) dimana subyek penelitian ini adalah orang-orang yang terlibat langsung dalam pengusahaan hutan rakyat. Hasil penelitian diperoleh bahwa secara finansial usaha hutan rakyat di lokasi penelitian dapat memberikan dampak positif dan layak untuk dikembangkan dengan Nilai NPV pola monokultur Rp. 7,674,98, campuran Rp. 20,668,993 dan agroforestry Rp. 46,011,857 dan BCR pola monokultur 2,38,campuran 1,54 dan agroforestry 1,76. Tingkat suku bunga maksimum (IRR) untuk skema perkreditan pola monokultur 30.75 %, campuran 43,12 % dan agroforestri 50,48 %. Usahatani hutan rakyat dapat memberikan kontribusi terhadap pendapatan rumah tangga berkisar antara 14,97% sampai 47,09%. Kontribusi terbesar diberikan oleh praktek pengelolaan hutan rakyat pola agroforestri.Kata kunci: Finansial, Hutan rakyat, Agroforestri.
Copyrights © 2015