Kondisi lahan yang kritis merupakan masalah yang banyak ditemukan dalam upaya pengembangan hutan tanaman.Permasalahan ini dapat ditangani dengan menggunakan bahan bahan pembenah tanah yang alami seperti mikoriza dan asam humat.Penelitian ini dilakukan untuk melihat pengaruh penambahan mikoriza jenis Scleroderma sp dan asam humat terhadap pertumbuhan semai Merbau.Penelitian ini diacak menggunakansusunan RAL Faktorial, yang terdiri dari dua faktor, yaitu konsentrasi asam humat dan dosis Scleroderma sp. Dosis Scleroderma sp yang digunakan sebanyak 0 ml dan 20 ml, sedangkan konsentrasi asam humat yang digunakan sebanyak 0 ppm, 1500 ppm, 2000 ppm dan 2500ppm. Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan analisis varian dan dilanjutkan dengan uji Duncan.Penelitian ini menunjukkan pengaruh aplikasi asam humat yang secara nyata meningkatkan tinggi, diameter, dan berat kering total semai merbau. Inokulasi mikoriza secara nyata meningkatkan diameter dan berat kering total.Sedangkan interaksi asam humat dan mikoriza secara nyata meningkatkan persen kolonisasi, luas daun, berat kering pucuk, dan panjang akar.Penambahan asam humat 2000 ppm dan mikoriza 20 ml memberikan nilai terbaik untuk pertumbuhan semai merbau dan kolonisasi mikoriza.
Copyrights © 2019