Latar Belakang: Ubi kayu merupakan salah satu tanaman yang banyak ditanam hampir di seluruh wilayah di Indonesia dan menjadi sumber karbohidrat dan sumber kalori yang cukup tinggi (161 Kkal), umbinya mengandung air sekitar 60%, pati (25-35%), protein, mineral, serat, kalsium, dan fosfat. Ubi kayu hitam merupakan jenis makanan tradisional masyarakat Banda yang memanfaatkan jenis ubi kayu pahit (Manihot aipi Phol) yang berkadar HCN tinggi, merupakan kearifan lokal yang perlu di kembangkan. Dimana ubi kayu hitam ini akan di olah menjadi menu makan yang disebut dengan sunu-sunu.Metode: Tipe penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimen untuk menguji kandungan HCN Metode Trimetrik. Penelitian ini dilaksanakan mulai dari tanggal 17 Juni sampai 17 Juli.Hasil: Penelitian ini ,menunjukkan bahwa hasil pengukusan  dengan pengulangan sebanyak 4 kali pada kadar HCN ubi kayu hitam, menunjukan bahwa perlakuan pengukusan 30 menit dan 1 jam menunjukkan setiap perlakuan 30 menit dengan memiliki rata-rata kadar HCN tertinggi sebesar  74,6 (mg/kg) sedangkan pada perlakuan 1 jam dengan pengulangan 4 kali memiliki rata-rata kadar HCN terendah, sebesar 63m4 (mg/kg).Kesimpulan: Rata-rata kadar HCN ubi kayu hitam pada waktu pengukusan 30 menit dan 1 jam yaitu 74,6 mg/kg dan 63,4 mg/kg,  kadar HCN ubi kayu hitam tertinggi pada waku 30 menit lebih tinggi dibandingkan kadar HCN pada waktu 1 jam
Copyrights © 2022