Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENGARUH LAMA PENGUKUSAN TERHADAP KADAR ASAM SIANIDA UBI KAYU HITAM ( MANIHOT AIPHI PHOL) DAN IMPLEMENTASINYA UNTUK MASYARAKAT DALAM BENTUK BROSUR Ester J Ronsumbre; Merry Pattipeilohi; Ritha Karuwal
Bioscientiae Vol 19, No 1 (2022): Bioscientiae Volume 19 No 1
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (147.793 KB) | DOI: 10.20527/b.v19i1.5098

Abstract

Latar Belakang: Ubi kayu merupakan salah satu tanaman yang banyak ditanam hampir di seluruh wilayah di Indonesia dan menjadi sumber karbohidrat  dan sumber kalori yang cukup tinggi (161 Kkal), umbinya mengandung air sekitar 60%, pati (25-35%), protein, mineral, serat, kalsium, dan fosfat. Ubi kayu hitam merupakan jenis makanan tradisional masyarakat Banda yang memanfaatkan jenis ubi kayu pahit (Manihot aipi Phol) yang berkadar HCN tinggi, merupakan kearifan lokal  yang  perlu di kembangkan. Dimana ubi kayu  hitam ini akan di olah menjadi menu makan yang disebut dengan sunu-sunu.Metode: Tipe penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimen untuk menguji kandungan HCN  Metode Trimetrik. Penelitian ini dilaksanakan mulai dari tanggal 17 Juni sampai 17 Juli.Hasil: Penelitian ini ,menunjukkan bahwa hasil pengukusan  dengan pengulangan sebanyak 4 kali pada kadar HCN ubi kayu hitam, menunjukan bahwa perlakuan pengukusan 30 menit dan 1 jam menunjukkan setiap perlakuan 30 menit dengan memiliki rata-rata kadar HCN tertinggi sebesar  74,6 (mg/kg) sedangkan pada perlakuan 1 jam dengan pengulangan 4 kali memiliki rata-rata kadar HCN terendah, sebesar 63m4 (mg/kg).Kesimpulan: Rata-rata  kadar HCN ubi kayu hitam  pada waktu pengukusan  30 menit dan 1 jam yaitu 74,6 mg/kg dan 63,4 mg/kg,  kadar HCN ubi kayu hitam tertinggi pada waku 30 menit lebih tinggi dibandingkan kadar HCN pada waktu 1 jam