Peningkatan permintaan ikan betok dan ketersediaan perairan payau telahmeningkatkan kesempatan untuk mengembangkan ikan betok untuk dibudidayakan diperairan tersebut. Penelitian yang dilakukan bertujuan untuk melakukan evaluasi toleransisalinitas ikan betok. Ikan uji yang digunakan ikan betok dengan bobot awal berkisar 15-20 g/ekor. Ikan uji ditempatkan dalam bak plastik 45 L sebanyak 10 ekor per bak plastik.Penelitian ini menggunakan metode eksperimen. Desain percobaan yang digunakanadalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan perlakuan salinitas yang berbeda 0%o,10%o, dan 20%o dan masing-masing perlakuan diulang 3 kali. Hasil yang diperolehmemperlihatkan bahwa pertumbuhan mutlak dan pertumbuhan relatif individu tertinggiterjadi pada media salinitas 0%o masing-masing sebesar 13,13 dan 73,12%. Sedangkanrerata tingkat kelangsungan hidup tertinggi pada perlakuan salinitas 20%o sebesar 90%.
Copyrights © 2012