Turatsuna : Jurnal Keislaman dan Pendidikan
Vol 2, No 2 (2020): AGUSTUS

MENGUAK NILAI PENDIDIKAN ISLAM MODERAT DI PESANTREN FEDERASI ANNUQAYAH GULUK-GULUK SUMENEP

Ach Sayyi (Unknown)



Article Info

Publish Date
28 Nov 2020

Abstract

Abstrak:Pesantren dalam upayanya mempertahankan keutuhan bangsa terutama dalam bidang agama, hendaknya memilki sikap moderat. Moderasi dalam pendidikan pesantren menjadi harga mati mengingat bangsa Indonesia adalah bangsa yang multikultural. Perbedaaan agama, suku, ras, etnis hendaknya tidak disikapi secara berlebihan tetapi harus disikapi sebagai suatu anugerah dan pemberian dari Allah SWT yang lestarikan. Pesantren sebagai lembaga pendidikan Islam yang moderat harus senantiasa menangkal berbagai paham radikal, liberal, maupun aliran takfiri yang secara masif muncul dan menyerang keutuhan bangsa. Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan dan memberikan interpretasi terhadap temuan nilai-nilai pendidikan Islam moderat. Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus, teknik pengumpulan datanya melalui wawancara, pengamatan dan studi dokumen terkait, sedangkan analisis datanya menggunakan model analisis interaktif yang di tawarkan Miles and Huberman. Temuan penelitian ini terdiri tiga nilai, yaitu; 1) Integritas spritual yang meliputi nilai Qana’ah dan nilai Andhep Asor (tawadhu’); 2) Integrasi sikap nasionalisme dan religious yang meliputi nilai cinta tanah air, nilai kepekaan sosial, dan nilai kasih sayang; dan 3) Intergitas sosial berbasis kearifan lokal (local wisdom) yang meliputi nilai Acabis (sowan) ke Kyai, nilai kebersamaan dan solidaritas, nilai kesederhanaan santri, nilai Istiqamah (konsisten), nilai silaturrahim, nilai panglatin (khadhim), nilai gotong royong, nilai kebebasan, dan nilai kemandirian santri. Kata kunci: Integritas spritual, Nasionalisme dan Religius, Sosial berbasis kearifan lokal

Copyrights © 2020






Journal Info

Abbrev

TRSN

Publisher

Subject

Religion Humanities Other

Description

Jurnal Turatsuna ini terbit untuk memberikan tempat berkreasi dan berinovasi bagi para peneliti, penulis, atau pemerhti yang berhasil “membaca “ sebagian realitas pergulatan dan dinamika kehidupan keberagamaan dan kependidikan di tengah masyarakat. Perkembangan kehidupan institusi edukasi, ...