Turatsuna : Jurnal Keislaman dan Pendidikan
Vol 1, No 1 (2019): FEBRUARI

ICHHAFTIGKEIT DALAM PERSPEKTIF ISLAM

Muhammad Bashori Muchsin (Universitas Islam Malang)



Article Info

Publish Date
25 Feb 2019

Abstract

Ichhaftigkeit is a term that represents selfishness and individualism. A person who prioritizes his own interests or places the interests of others not as his interests, can be classified as a group of human that justifies ichhaftigkeit. Human who puts themselves in this way are clearly contrary to the doctrine of Islam, because in Islamic teachings, each individual can be called as a useful human figure if his presence provides benefits to the others’ life. Such life is one of indicators that Islam is rahmatan lil-alamin. Keywords: Islam, self-interest, useful life  Ichhaftigkeit  merupakan istilah yang mewakili egoisme dan individualisme. Seseorang yang mengutamakan kepentingannya sendiri atau menempatkan kepentingan sesama  bukan sebagai kepentinan dirinya, dapat digolongkan sebagai golongan manusia yang membenarkan ichhaftigkeit.  Manusia yang menempatkan dirinya demikian ini jelas berlawanan dengan doktrin Islam, karena dalam ajaran Islam, setiap individu dapat disebut sebagai sosok manusia bermanfaat jika kehadirannya memberikan manfaat bagi kehidupan sesamanya. Hidup demikian menjadi salah satu indikator, bahwa Islam iu rahmatan lilalamin. Kata Kunci: Islam, kepentingan sendiri, hidup bermanfaat

Copyrights © 2019






Journal Info

Abbrev

TRSN

Publisher

Subject

Religion Humanities Other

Description

Jurnal Turatsuna ini terbit untuk memberikan tempat berkreasi dan berinovasi bagi para peneliti, penulis, atau pemerhti yang berhasil “membaca “ sebagian realitas pergulatan dan dinamika kehidupan keberagamaan dan kependidikan di tengah masyarakat. Perkembangan kehidupan institusi edukasi, ...