Masih tingginya kejadian anemia maka penelitian ini bertujuan untuk mempelajari hubungan paritas dan usia dengan kejadian anemia pada ibu hamil di Puskesmas Padang Serai Kota Bengkulu Tahun 2018. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif korelational dengan rancangan cross sectional. Populasi adalah seluruh ibu hamil TM III yang melakukan pemeriksaan Hb di Puskesmas Padang Serai Tahun 2018 sebanyak 63 orang diambil secara total sampling. Pengumpulan data yaitu menggunakan data skunder dengan melihat data dokumentasi menggunakan cheklis. Analisis data dilakukan dengan uji Chi-Square (χ2) dan Uji Contingency Coefficient (C). Hasil penelitian didapatkan: Dari 63 sampel terdapat 20 orang (31,7%) anemia dan 43 orang (68,3%) tidak anemia; Dari 63 sampel terdapat 27 orang (42,9%) paritas primipara atau grandemultipara dan 36 orang (57,1%) paritas multipara; Dari 63 sampel terdapat 17 orang (27,0%) usia < 20 atau > 35 tahun dan 46 orang (73,0%) usia 20-35 tahun; Terdapat hubungan yang signifikan antara paritas dengan kejadian anemia pada ibu hamil, dengan kategori hubungan sedang dan Terdapat hubungan yang signifikan antara usia dengan kejadian anemia pada ibbu hamil, dengan kategori hubungan sedang. Diharapkan pada puskesmas untuk dapat meningkatkan pengetahuan ibu hamil melalui penyuluhan tentang penyebab dan dampak anemia selama kehamilan.
Copyrights © 2020