Vitamin A adalah vitamin larut dalam lemak yang pertama kali ditemukan. Secara luas, vitamin A merupakan nama generik yangmenyatakan semua retionid dan prekursor atau provitamin A karotenit yang mempunyai aktivitas biologik sebagai retinol. Vitamin Amerupakan zat gizi yang diperlukan manusia agar proses fisiologis dalam tubuh berlangsung secara normal. Vitamin A penting untuk pertumbuhan sel, meningkatkan fungsi penglihatan, meningkatkan imunologi, pertumbuhan badan dan mencegah pertumbuhan sel kanker (Almatsier,2009).Jenis penelitian ini adalah analitik dengan menggunakan rancangan penelitian cross sectional. Sumber data dalam penelitian ini adalah data primer dan skunder dengan menggunakan instrument berupa kuesioner analisis dengan tehnik uji statistic chi-square. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu yang mempunyai balita dipuskesmas h.a.h hasan payaroba tahun 2020 yaitu berjumlah 30 responden dengan menggunakan total sampling.Dari hasil penelitian maka dapat diketahui bahwa pengetahuan dengan sikap ibu tentang pemberian vitamin a pada balita di puskesmas H.A.H Hasan payaroba adalah “cukup” yang berjumlah 15 responden dengan kategori sikap “positif” sebanyak 16 responden . Hal ini dapat dilihat dari analisis kolerasi chi-square diproleh nilai X2 hitung = 18,214 > X2tabel = 5,991 dengan df = 2 diantara signifikan 0,05. Maka dapat disimpulkan bahwa Ha diterima.Kesimpulan adalah Ada hubungan yang Signifikan antara Pengetahuan Dengan Sikap Ibu Tentang Pemberian Vitamin A Pada Balita. Semakin baik pengetahuan ibu tentang pemberian vitamin a maka semakin positif pula sikap ibu dalam pemberian vitamin a.
Copyrights © 2021