Jurnal Rekayasa Sipil (e-journal)
Vol 2, No 2 (2014): Jurnal Rekayasa Sipil

Studi Perencanaan Jembatan Warung Penceng Dengan Struktur Beton Pratekan Di Kecamatan Parengan Kabupaten Tuban

Budi Laksono Setyo Bekti (Unknown)



Article Info

Publish Date
13 Dec 2018

Abstract

Jembatan Warung Penceng di Kecamatan Parengan Kabupaten Tuban  ini adalah untuk penyediaan sarana trasportasi, mengingat bangunan lama yang sudah tidak layak pakai dan banyak kendaraan yang melewatinya sehingga harus mengurangi kecepatan yang mengakibatkan kemacetan, sehingga dibutuhkan jembatan baru yang memadai dan memenuhi syarat yaitu jembatan dengan metode pratekan pada struktur bangunan atasnya sedangkan bangunan bawahnya menggunakan pondasi sumuran (kaison). Analisa pembebanan yang dipakai berdasarkan pada peraturan Standar Pembebanan untuk Jembatan RSNI T-02-2005. Dari hasil analisa perhitungan perencanaan jembatan Warung Penceng dengan struktur beton pratekan, maka dapat disimpulkan sebagai berikut: Data struktur perencanaan tipe gelagar jembatan adalah gelagar pratekan ; panjang total jembatan 40,00 m, lebar total jembatan 8,00 m, lebar trotoar 2 x 1,00 m, lebar lantai kendaraan 6,00 m, jarak gelagar memanjang 2 m, tebal plat lantai 40 cm, yang pertama hasil perencanaan perhitungan beban penampang komposit sebagai berikut. Beban primer ; berat balok pratekan 454894,8 kg/m, berat plat lantai kendaraan 347840 kg/m, berat  diafragma 41677,18 kg/m, beban hidup 567000 kg/m, dan beban Garis “P” 11466 kg/m. Beban sekunder ; beban angin 411835,6 kg/m, akibat gaya rem 9153 kgm. Ke dua hasil perencanaan dimensi gelagar tipe beton pratekan dimana dimensi atas panjang 106,7 cm, lebar 12,7 cm, untuk dimensi bawah panjang 71,1 cm, lebar 20,3 cm dan tinggi 149,9 cm, berdasarkan perhitungan yang ada penggunaan beton pratekan memiliki keunggulan lendutan yang kecil. Ke tiga ukuran abutment pada jembatan dari hasil perhitungan perencanaan adalah: Panjang (L)  8 m, lebar (B) 3,8 m, tinggi (h) 7,9 m, sudut geser tanah 20o,  1,900 t.m3,  2,500 t.m3. Ke empat pondasi yang dipakai adalah pondasi kaison karena penggunaan pondasi ini sesuai dengan keadaan tanah dilapangan dengan kedalaman 2,8 meter serta jumlah pondasi sebanyak 2 buah, dengan ukuran pondasi sebagai berikut; kedalaman kaison (Df) 2,80 m ,diameter luar 300 cm = 3,00 m, Diameter dalam = 240 cm = 2,40 m, mutu beton fc´ 30 Mpa = 300 kg/cm2, Bahan  0,33 . fc = 0,33 x 300 = 99 kg/cm2, jarak antar pondasi 100 cm = 1,00 m.Kata Kunci : Perencanaan jembatan, beton pratekan, Kabupaten Tuban

Copyrights © 2014






Journal Info

Abbrev

ft

Publisher

Subject

Civil Engineering, Building, Construction & Architecture Engineering Environmental Science Transportation

Description

Jurnal "Rekayasa Sipil" sebagai media informasi dan forum kajian bidang Teknik Sipil berisi tulisan ilmiah hasil penelitian. Diterbitkan oleh jurusan Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Islam Malang setiap bulan Februari dan Agustus. Redaksi mengundang para ahli, praktisi, peneliti dan semua ...