DAS sangat berperan penting dalam menjaga kelestarian lingkungan alam terutama dalam bidang air. Kondisi DAS sangat bergantung pada kondisi tanah, kondisi air, kondisi lingkungan dan interaksi manusia. Pemanfaatan sumber daya lahan yang berlebihan akan menimbulkan dampak negatif. Erosi merupakan salah satu dampak negatif yang ditimbulkan oleh penggunaan lahan secara berlebihan. Erosi dapat menimbulkan dampak pada daerah aliran sungai yaitu permasalahan sedimentasi. Pada penelitian akan mengkaji dan akan menghitung laju erosi dan sedimentasi yang terjadi di aliran DAS Bajulmati kabupaten Banyuwangi menggunakan metode USLE dan MUSLE. USLE adalah suatu metode yang digunakan untuk menghitung rata-rata erosi untuk mengetahui laju erosi. Metode MUSLE metode USLE yang dimodifikasi yang bertujuan untuk menghitung laju sedimentasi. Laju erosi yang terjadi dari tahun 2015-2018 pada bulan januari sebesar 42,778 Ton/Ha/thn, 40,241 Ton/Ha/thn, 41,968 Ton/Ha/thn, 40,437 Ton/Ha/thn. Laju sedimentasi terjadi dari tahun 2015-2018 pada bulan januari sebesar 2,02 Ton/Ha/thn, 1,97 Ton/Ha/thn, 2,01 Ton/Ha/thn, 1,98 Ton/Ha/thn. Kata kunci :Erosi, Sedimentasi, USLE, MUSLE, DAS Bajulmati
Copyrights © 2020