Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efisiensi usaha, nilai tambah, dan faktor yang mempengaruhi efisiensi teknis agroindustri keripik pisang kepok di Kecamatan Kumai. Lokasi penelitian dilakukan di Kecamatan Kumai, Kabupaten Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah. Waktu penelitian dilakukan pada tanggal 26 Mei – 17 Juni 2019. Pengambilan sampel menggunakan metode simple random sampling hingga diperoleh sampel 35 orang pelaku agroindustri keripik pisang kepok. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis R/C Ratio, nilai tambah Hayami, dan metode fungsi efisiensi Cobb Douglass. Berdasarkan analisis agroindustri keripik pisang kepok menghasilkan R/C Ratio sebesar Rp. 1,9. Nilai tambah agroindustri keripik pisang menghasilkan nilai tambah sebesar Rp.3.857/Kg bahan baku dengan rasio nilai tambah 27%, yang berarti setiap 1 Kg bahan baku pisang yang diolah akan memberikan nilai tambah sebesar Rp.3.857/Kg. Hasil perhitungan fungsi efisiensi diketahui variabel minyak goreng, gula, bumbu, plastik kemasan dan label berpengaruh secara nyata terhadap produksi keripik pisang
Copyrights © 2019