Masalah dalam penelitian ini adalah rendahnya hasil belajar siswa pada materi gaya magnet. Siswa mengalami kesulitan dalam memahami materi tersebut, karena guru ketika mengajar hanya menggunakan metode ceramah dan mendikte sehingga timbul kebosanan pada diri siswa. Untuk mengatasi masalah ini, peneliti menggunakan pendekatan kontekstual. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada materi gaya melalui penerapan pendekatan kontekstual di kelas V SDN 2 Labuan Lobo Tolitoli. Penelitian ini mengikuti jenis penelitian tindakan kelas yang bersiklus meliputi perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus. Siklus I pertemuan 1 dengan materi benda magnetis dan benda non magnetis, serta pertemuan 2 dengan materi kekuatan sebuah magnet. Hasil tes  siklus I persentase ketuntasan klasikal  adalah 41,66%, jumlah siswa yang tuntas sebanyak 5 siswa dari 12 siswa dengan nilai rata-rata siswa 68,75. Sedangkan siklus II untuk pertemuan 1 dengan materi medan magnet dan sifat-sifat magnet dan pertemun 2 dengan materi cara membuat magnet sementara. Hasil belajar tes siklus II menunjukkan persentase ketuntasan klasikal mencapai 100%, jumlah siswa yang tuntas sebanyak 12 siswa dari 12 siswa dengan nilai rata-rata siswa 93,33. Dengan demikian bahwa penerapan pendekatan kontekstual dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada materi gaya magnet di kelas V SDN 2 Labuan Lobo Tolitoli. Kata Kunci: Pendekatan Kontekstual, Hasil Belajar, Gaya Magnet
Copyrights © 2016