Penelitian ini dilatar belakangi masih rendahnya hasil belajar PKn murid kelas V SDN Sibea Kecamatan Lampasio. Hal ini dipengaruhi oleh kurangnya pemahaman murid terhadap materi yang diberikan disebabkan oleh penyajian materi dengan penggunaan model yang kurang tepat. Tujuan penelitian ini adalah menerapkan pembelajaran berbasis portofolio yang dapat mengatasi kurangnya pemahaman murid terhadap materi yang diajarkan.Pengumpulan data dilakukan dengan cara obsevasi dan wawancara, dangan menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa, berdasarkan hasil tes awal siswa( pra tindakan) yang tuntas individu sebanyak 9 orang dengan ketuntasan klasikal sebanyak 36% dengan nilai rata-rata daya serap sebesar 58%. Pada siklus I siswa yang tuntas secara individu 15 orang dan ketuntasan klasikal sebesar 60% dengan nilai rata-rata daya serap sebesar 66,4%. Kemudian pada siklus II siswa yang tuntas secara individu 22 orang dengan ketuntasan klasikal sebesar 88% dengan nilai rata-rata daya serap 75,2%. Dari hasil analisis data tersebut terlihat bahwa terjadi peningkatan ketuntasan klasikal sebesar 24% dan rata-rata daya serap sebesar 8,4% dari hasil belajar sebelum tindakan ke siklus I dan ketuntasan klasikal sebesar 28% dan rata-rata daya serap 8,8% dari siklus I ke Siklus II. Kesimpulan dari penelitian ini model pembelajaran berbasis portofolio dapat meningkatkan prestasi belajar siswa kelas V SDN Sibea Kecamatan Lampasio, serta model pembelajaran ini dapat digunakan sebagai salah satu alternatif dalam pembelajaran mata pelajaran PKn. Kata kunci: Hasil belajar, Pembelajaran PKn di SD, Model portofolio.
Copyrights © 2016