Vicratina : Jurnal Ilmiah Keagamaan
Vol 2, No 1 (2017)

GENDER MAINSTREAMING ANALISA METODOLOGI STUDI GENDER PEMIKIRAN NASR HAMID ABU ZAYD DAN AMINA WADUD

Imam Syafi’i (Sekolah Tinggi Agama Islam YPBWI)



Article Info

Publish Date
09 Oct 2017

Abstract

Abstrak: wacana gender yang dikembangkan Nasr Hamid Abu Zayd merupakan pembacaan teks secara komprehensif dengan menggunakan paradigma ilmu-ilmu modern, yaitu ilmu sosial, humaniora, dan hermeneutik. Melalui pendekatan ini, pembacaan terhadap teks akan melampaui dunia author dan dunia interpreter. Pembacaan teks tidak hanya berhenti pada yang tersurat dalam teks makna asal, tetapi sampai pada substansi pada makna yang tersirat, sehingga teks-teks keagamaan mampu berdialog dengan zaman dan perkembangan ilmu pengetahuan. Persamaan kedua tokoh feminis ini sama-sama pemerhati gender, hanya saja Amina sebagai pemerhati gender insider dan Nasr pemerhati gender outsider. Berkaitan dengan metodologi yang mereka gunakan dalam studi gender ini, Amina menggunakan pendekatan hermeneutika dan Nasr mengunakan pembacaan kontekstual, sehingga pembacaan kritis atas teks-teks keagamaan yang berkaitan dengan gender sesuai prinsif Islam, agar tidak berada dalam posisi sepihak atau pembenaran pada tradisi patriakal yang sampai sekarang masih mengakar kuat, sehingga analisis terhadap karya dua tokoh feminis ini tetap tidak boleh berhenti, karena kebenaran absolut itu tidak hanya dimiliki oleh kelompok tertentu, dan begitu juga kepada kelompok lain. Di samping itu wacana yang dikembangkan Nasr dalam studi Islam kontemporer adalah pembacaan terhadap teks-teks keagamaan yang berkembang saat ini tidak bisa berhubungan, berdialog, bahkan belum menyentuh ilmu pengetahuan modern yang berkembang pesat di Barat. Keywords:Gender, Metodologi Pemikiran, Nasr dan Amina

Copyrights © 2017






Journal Info

Abbrev

fai

Publisher

Subject

Education Other

Description

Vicratina : Jurnal Ilmiah Keagamaan adalah Jurnal Keagamaan Islam yang berfokus pada Hasil Penelitian tentang Pendidikan ...