Permasalahan utama pada penelitian ini adalah rendahnya hasil belajar siswa kelas IV SDN Lasoani pada konsep penjumlahan bilangan bulat. Salah satu penyebabnya adalah penggunaan model yang kurang tepat dalam kegiatan pembelajaran. Untuk mengatasi hal tersebut, dilakukan perbaikan pembelajaran melalui penelitian dengan tujuan mendeskripsikan penerapan model PPKK untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas IV SDN Lasoani pada konsep penjumlahan bilangan bulat. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas yang rancangan penelitian model Kemmis dan Mc. Taggart. Penelitian dilakukan selama dua siklus, dengan tahapan pereneanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, ketuntasan klasikal pada pratindakan (sebelum penerapan model PPKK) 44,74% pada siklus I dan II (setelah penerapan model PPKK) masing-masing siklus I mencapai 60,53% dan pada siklus II mencapai 81,58%. Peningkatan hasil belajar siswa dipengaruhi oleh keterlaksanaan aktivitas guru dan siswa. Hal ini terlihat dari keterlaksanaan aktivitas guru pada siklus I sangat baik dengan besar persentase keterlaksanaan mencapai 80% dan siklus II 94,11% (sangat baik). Sementara aktivitas siswa siklus I 71,77% dan pada siklus II mancapai 91,76 (sangat baik). Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa pelaksanaan pembelajaran yang menggunakan model PPKK, dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas IV SDN Lasoani pada konsep penjumlahan bilangan bulat tahun Ajaran 2013/2014. Kata Kunci: Hasil Belajar, Penjumlahan Bilangan Bulat, PPKK
Copyrights © 2017