ABSTRAK: Manusia tidak terlepas dari kegiatan berinterkasi sehari-hari. Interaksi sosial selalu melibatkan tindak tutur di dalamnya. Tuturan-tuturan yang dilakukan antar satu orang dengan orang lainnya akan mengalami perbedaan. Salah satu tindak tutur yang sering digunakan dalam kehidupan sehari-hari ialah tindak tutur direktif. Tindak tutur direktif merupakan sebuah tuturan yang dilakukan oleh penutur dengan harapan agar mitra tutur dapat mewujudkan harapan tersebut. Tindak tutur tidak hanya terdapat dalam percakapan lisan saja. Akan tetapi juga dapat dituangkan dalam bentuk tulisan, salah satunya adalah novel. Pengarang dapat menggunakan tuturan-tuturan tertentu yang ditunjukkan oleh tokoh ndalam percakapannya dengan tokoh lain. Tuturan-tuturan tersebut merupakan bentuk perilaku pragmatik yang diuraikan dalam percakapan tokoh. Tindak tutur direktif merupakan tindak tuturan yang dilakukan penuturnya dengan maksud agar lawan tuturnya melakukan suatu tindakan yang telah disampaikan oleh penuturnya. Seseorang penutur menyampaikan informasi atau gagasan yang menarik dan logis, sehingga lawan tuturnya memahami dan merasa tertarik bahkan bermaksud untuk melakukan apa yang telah disampaikan oleh penutur. Dipilihnya novel Kubah sebagai sumber data penelitian karena masih belum banyak yang meneliti tindak tutur dengan novel sebagai sumber datanya, khususnya tindak tutur direktif. Novel Kubah dipilih karena novel ini merupakan novel yang mengangkat nilai-nilai agama dan budaya dalam kehidupan masyarakat yang tidak terlepas dari tindak tutur direktif. Selain itu novel ini dari segi kebahasaanya sangat mudah dipahami oleh pembaca. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengkaji tindak tutur direktif yang terdapat dalam novel Kubah karya Ahmad Tohari. Secara khusus tujuan penelitian ini meliputi (1) mengkaji bentuk tindak tutur direktif yang dilakukan oleh tokoh dalam novel Kubah karya Ahmad Tohari (2) mengkaji fungsi tindak tindak tutur yang dilakukan oleh tokoh dalam novel Kubah karya Ahmad Tohari. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Jenis dan metode penelitian yang digunakan ialah deskriptif kualitatif. Penelitian memaparkan tindak tutur direktif yang terdapat dalam novel Kubah dengan menyajikannya dalam bentuk kalimat deskriptif. Rancangan dalam penelitian yang digunakan merupakan rancangan deskritif yang objeknya ialah novel Kubah. Untuk mempermudah peneliti mengumpulkan datanya, maka dibuat tabel pengumpulan data untuk mengumpulkan dialog-dialog tokoh yang mengandung tindak tutur direktif. Data dialog yang sudah diperoleh kemudian dikelompokanm berdasarkan bentuk, dan fungsi. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa (1) bentuk tindak tutur direktif dalam dialog tokoh novel Kubah (a) tindak tutur direktif perintah dibagi menjadi dua,yaitu kalimat perintah kasar dan kalimat perintah halus, kalimat perintah kasar ditandai dengan adanya unsur-lah, mengandung tanda seru untuk memerintah dan mengandung tanda seru untuk memanggil, untuk kalimat perintah halus ditandai dengan menggunakan kata coba dan menggunakan kata tolong, kalimat larangan, kalimat pembiaran, kalimat ajakan, kalimat nasihat, kalimat saran, kalimat tanya. (2) fungsi tindak tutur direktif dalam dialog tokoh novel Kubah meliputi fungsi memerintah, fungsi menanyakan, fungsi menasehati, fungsi melarang, fungsi mengajak, fungsi menyuruh, fungsi menyarankan, fungsi membiarkan.Bentuk tindak tutur yang paling dominan dalam dialog tokoh novel Kubah ialah bentuk tindak tutur perintah. Fungsi yang paling dominan dalam dialog tokoh novel Kubah ialah fungsi memerintah. Kata Kunci : tindak tutur, tindak tutur direktif, pragmatik
Copyrights © 2020