Abstrak: Penilaian dalam sistem pendidikan berfungsi sebagai cara untuk mengetahui proses belajar peserta didik, yang harus dilakukan secara menyeluruh, berkala dan berkesinambungan. Salah satu yang perlu menjadi perhatian bersama adalah banyaknya kesulitan dalam mengimplementasikan penilaian pada kurikulum 2013, khususnya penilaian sikap sosial peserta didik. Dimana penilaian masih menggunakan cara konvensional yang mengandalkan hasil observasi guru yang memiliki tingkat kevalidan rendah. Oleh karena itu penelitian ini berusaha melakukan pengembangan instrumen penilaian sikap sosial dengan menggunakan media One Drive. Hasil observasi di MA Subulas Salam pada mata pelajaran bahasa Indonesia Kelas X semester ganjil menunjukkan proses penilaian sikap sosial oleh guru hanya dilakukan secara observasi semata. Jenis penelitian dan pengembangan yang peneliti buat mengacu pada model Sugiono. Data yang diperoleh dari uji validitas tersebut adalah nilai r tabel sebesar 0,2638. Maka dapat dinyatakan bahwa seluruh item instrumen penilaian dinyatakan valid (baik). Sedangkan dari uji realibilitas didapatkan data r tabel sebesar 0,238. Maka 0,756 > dari 0,238. Jadi dapat disimpulkan bahwa angket penilaian diri untuk mengukur sikap sosial peserta didik dinyatakan reliabel atau terpercaya. Dari hasil uji coba produk diketahui bahwa dari 40 responden, sebesar 60% memiliki sikap sosial yang tinggi, berarti bahwa peserta didik memiliki sikap sosial yang sangat baik.Kata kunci: Instrumen penilaian diri, sikap sosial, One Drive
Copyrights © 2020