Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran
Vol 16, No 15 (2021): Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran

FENOMENA KETIDAKSANTUNAN BERBAHASA DALAM DIALOG INTERAKTIF SUGI NUR RAHARJA

Misbahuddin Yusuf Bahari (Unknown)



Article Info

Publish Date
22 Jul 2021

Abstract

Abstrak: Fenomena Ketidaksantunan Berbahasa sering terjadi dalam kegiatan berkomunikasi. Ketika seseorang marah, emosi atau tertekan dapat memengaruhi tindak tuturnya dalam berkomunikasi dengan mitra tuturnya, hal itu dapat menyebabkan pertuturan menjadi tidak santun. Ketidaksantunan berbahasa juga memiliki efek negatif secara langsung maupun tidak langsung bagi mitra tutur atau orang yang mendengarnya. Dari pentingnya dampak ketidaksantunan berbahasa, Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan fenomena ketidaksantunan berbahasa dalam dialog interaktif Sugi Nur Raharja. Teks dialog interaktif dalam penelitian ini diambil dari video yang diunggah pada kanal resmi youtube Sugi Nur Raharja dengan nama akun Munjiat Channel. Data yang dianalisis berjudul “Gus Nur & Refly Harun part 2: siapa presiden yang ideal? NU kultur atau struktural?” dengan durasi 28:00 menit yang diunggah pada tahun 2020.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif, yaitu metode yang melibatkan peneliti secara langsung mengamati objek yang sedang diteliti. Setelah data terkumpul dari hasil pengamatan, selanjutnya akan dideskripsikan dalam bentuk kata-kata. Teknik analisis data yang digunakan oleh peneliti yaitu menggunakan langkah-langkah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa gaya berbicara Sugi Nur Raharja cenderung tidak santun. Sugi Nur Raharja secara lantang berbicara dengan menggunakan intonasi dan nada tinggi yang diselipi dengan pemilihan diksi yang cenderung kasar ketika mengkritik sesuatu atau pemikiran seseorang yang menurut Sugi Nur Raharja itu tidak benar. Sudah menjadi karakter Sugi Nur Raharja ketika berceramah keagamaan atau berdialog dengan orang lain menggunakan bahasa yang tidak santun, hal ini menjadikan Sugi Nur Raharja sebagai pendakwah yang kontroversial dan melibatkan dirinya dengan kasus hukum dengan dakwaan ujaran kebencian.Kata kunci: Fenomena ketidaksantunan berbahasa, dialog interaktif 

Copyrights © 2021






Journal Info

Abbrev

jp3

Publisher

Subject

Education Languange, Linguistic, Communication & Media Mathematics Other

Description

JP3 adalah Jurnal Penelitian, Pendidikan dan Pembelajaran yang terbit dua kali setahun pada bulan Pebruari dan September, berisi artikel hasil penelitian dan non penelitian bidang pendidikan dan pembelajaran. Tulisan yang akan dimuat adalah artikel ilmiah hasil penelitian atau artikel ilmiah non ...