Abstrak: Semua siswa pasti mempunyai kemampuan membaca dan kemampuan membaca yang dimiliki setiap siswa tersebut tentunya berbeda-beda. Misalnya siswa tunagrahita kelas 5 SDLB C Kemala Bhayangkari 2 Gresik yang memiliki kekurangan dalam membacanya, dikarenakan kemampuan intelektual yang dimiliki di bawah 70. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi pembelajaran membaca permulaan anak tunagrahita SDLB C KB 2 Gresik pada PTM terbatas. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Sumber data primer penelitian ini adalah guru kelas dan siswa tunagrahita kelas 5 dengan kemampuan membaca yang kurang. Pengambilan data penelitian dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan (1) Siswa tunagrahita kelas 5 SDLB C KB 2 Gresik pada PTM terbatas mempunyai karakteristik yang berbeda-beda, baik dari segi fisik, perilaku, kemampuan dan IQ yang dimilikinya, (2) Perencanaan yang dilakukan guru dalam pembelajaran membaca permulaan yaitu membuat prota, promes, silabus, dan RPP dalam satu semester, (3) Pelaksanaan strategi yang digunakan guru dalam pembelajaran membaca permulaan berbeda-beda yang disesuaikan dengan tingkat atau jenis tunagrahitanya, karakteristik, dan kemampuan yang dimiliki masing-masing siswa, dan (4) Evaluasi yang dilakukan guru dalam pembelajaran membaca permulaan adalah melaporkan kepada orang tua, melakukan penilaian dan evaluasi mandiri.Kata Kunci: strategi pembelajaran, membaca permulaan, anak tunagrahita, PTM terbatas
Copyrights © 2022